Strategi Pemasaran Konten untuk Agen Perjalanan: Analisis Praktik Terbaik di Media Sosial
Kata Kunci:
pemasaran konten, media sosial, ; agen perjalanan, praktik terbaik, pariwisata digitalAbstrak
Transformasi digital telah mengubah industri pariwisata secara mendasar, dengan media sosial berkembang menjadi saluran utama komunikasi dan pemasaran bagi agen perjalanan. Penelitian ini bertujuan mengkaji strategi pemasaran konten (content marketing) yang efektif dan mengidentifikasi praktik terbaik dalam pemanfaatan media sosial oleh agen perjalanan di Indonesia. Melalui pendekatan tinjauan literatur sistematis, analisis menunjukkan bahwa konten yang konsisten, relevan, dan bernilai terbukti meningkatkan kesadaran merek (brand awareness), keterlibatan audiens, dan perluasan pasar (Kusdianti & Wilujeng, 2023; Larissa, 2020). Praktik terbaik yang teridentifikasi meliputi visual storytelling, pemanfaatan konten yang dihasilkan pengguna (user-generated content/UGC), serta kolaborasi dengan influencer untuk memperkuat kredibilitas merek (Wariski & Jumiati, 2023; Jodi et al., 2024). Penerapan model AIDA dalam perancangan konten juga terbukti efektif dalam mendorong konversi pembelian layanan pariwisata (Prawibowo & Purnamasari, 2018). Di sisi lain, tantangan yang dihadapi mencakup ketergantungan pada platform, keseimbangan kualitas dan kuantitas konten, serta isu keaslian informasi seperti ulasan palsu (Sya, 2023; Elisha & Harsoyo, 2025). Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemasaran konten merupakan strategi utama untuk meningkatkan daya saing agen perjalanan di era digital, sekaligus memberikan rekomendasi praktis bagi pelaku industri pariwisata.
Kata Kunci: pemasaran konten; media sosial; agen perjalanan; praktik terbaik; pariwisata digital
Referensi
Elisha, V., & Harsoyo, T. D. (2025). Pengaruh content marketing, online consumer review, dan online convenience terhadap keputusan pembelian online pada Tiket.com. Economics Professional in Action (E-Profit), 7(1), 104–117.
Jayanti, E., & Prawiro, J. (2024). Analisis peran media sosial terhadap wisata di Agrowisata Gunung Mas Bogor. Jurnal Pariwisata dan Perhotelan, 2(1), 15.
Jodi, I. W. G. A. S., Efendi, B., Feriyadin, F., Ekasari, S., & Munizu, M. (2024). Analysis of the influence of digital promotion, use of social media and competitive advantages on marketing performance of travel agencies. Innovative: Journal of Social Science Research, 4(3), 7401–7409.
Kusdianti, S. E., & Wilujeng, I. P. (2023). Customer engagement memediasi content marketing terhadap brand awareness pada online travel agent. EKOMABIS: Jurnal Ekonomi Manajemen Bisnis, 4(2), 171–184.
Larissa, I. (2020). Analisa pengaruh content marketing terhadap repeat purchase dengan customer value dan customer engagement sebagai variabel intervening pada Traveloka di Surabaya. Jurnal Strategi Pemasaran, 7(1), 12.
Oktapiana, A., & Soelistyowati, R. D. (2024). Aktivitas content creator Travel Mau Kemana Si dalam menarik minat customer melalui media sosial Instagram. Innovative: Journal of Social Science Research, 4(4), 9406–9418.
Prawibowo, D., & Purnamasari, O. (2018). Strategi Kementerian Pariwisata Indonesia dalam branding Wonderful Indonesia melalui media sosial. Jurnal Perspektif Komunikasi, 1(3), 1–13.
Swandewi, N. K., Ayu, I. G., Wita, P., Putu, N., & Trisdayanti, E. (2024). Lensa netnografi: Analisis sentimen untuk peningkatan engagement konten promosi pariwisata melalui film The Last of Us 2. Jurnal Ilmiah Pariwisata, 29(2), 186–200.
Sya, A. D. K. (2023). Analisis strategi marketing online travel agent pada konten media sosial Twitter menggunakan sentiment analysis dan social network analysis: Studi kasus Traveloka, Tiket, dan Booking.com [Disertasi]. Universitas Islam Indonesia.
Wariski, I., & Jumiati, J. (2023). Strategi pemanfaatan media sosial dan influencer oleh Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Barat dalam mempromosikan pariwisata di Sumatera Barat. Jurnal Manajemen dan Ilmu Administrasi Publik (JMIAP), 5(3), 323–353.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 PARIWISATA: Jurnal Studi Pariwisata Indonesia

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Lisensi Publikasi
Seluruh artikel yang diterbitkan di PARIWISATA: Jurnal Studi Pariwisata Indonesia dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0).
Ketentuan Lisensi CC BY-SA 4.0
Dengan lisensi ini, pembaca dan pengguna artikel diizinkan untuk:
Berbagi (Share) — menyalin dan mendistribusikan ulang materi dalam media atau format apapun untuk tujuan apapun, termasuk tujuan komersial.
Adaptasi (Adapt) — menggubah, mengubah, dan membuat turunan dari materi untuk tujuan apapun, termasuk tujuan komersial.
Syarat yang Harus Dipenuhi
Pengguna artikel wajib memenuhi ketentuan berikut:
Atribusi (Attribution) — Pengguna harus memberikan kredit yang sesuai kepada penulis dan jurnal, menyertakan tautan ke lisensi, dan menunjukkan jika ada perubahan yang dilakukan. Atribusi dapat dilakukan dengan cara yang wajar, namun tidak boleh menyiratkan bahwa penulis atau jurnal mendukung pengguna atau penggunaan tersebut.
Berbagi Serupa (ShareAlike) — Jika pengguna menggubah, mengubah, atau membuat turunan dari materi, pengguna harus mendistribusikan kontribusi tersebut di bawah lisensi yang sama dengan materi asli (CC BY-SA 4.0).
Tanpa Pembatasan Tambahan — Pengguna tidak boleh menerapkan ketentuan hukum atau sarana teknologi yang secara hukum membatasi orang lain melakukan hal-hal yang diizinkan oleh lisensi.
Hak Cipta Penulis
Penulis mempertahankan hak cipta atas karya mereka. Dengan mengirimkan manuskrip ke PARIWISATA, penulis memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan ketentuan:
- Penulis tetap memegang hak cipta penuh atas artikel
- Penulis memberikan lisensi eksklusif kepada PARIWISATA untuk publikasi pertama
- Setelah publikasi, artikel dapat disebarluaskan dengan tetap mencantumkan kredit publikasi pertama di PARIWISATA
- Penulis bebas membuat perjanjian kontrak tambahan secara terpisah untuk distribusi non-eksklusif