Regenerative Tourism: Dari Sustainable Menuju Positive Impact dalam Pariwisata Global

Penulis

Kata Kunci:

regenerative tourism, pariwisata berkelanjutan, positive impact, pemulihan ekosistem, pariwisata berbasis komunitas

Abstrak

Pariwisata berkelanjutan (sustainable tourism) telah lama dipandang sebagai solusi untuk menekan dampak negatif pariwisata melalui keseimbangan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan. Namun, konsep ini sering kali terjebak pada prinsip do no harm sehingga kurang mampu menghadirkan perubahan yang transformatif (Suharto et al., 2024; Harsono et al., 2025). Regenerative tourism hadir sebagai paradigma baru yang menekankan penciptaan positive impact melalui pemulihan ekosistem, penguatan identitas budaya lokal, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat (Darmayasa et al., 2025; Bellato & Frantzeskaki, 2023). Paradigma ini menuntut penguatan kapasitas sumber daya manusia, pemanfaatan potensi lokal, dan perubahan pola pikir kolektif agar manfaat pariwisata dapat dirasakan secara adil dan berkelanjutan (Puja et al., 2024; Dredge, 2022). Penerapannya mendorong kolaborasi multipihak antara pemerintah, industri, komunitas lokal, dan wisatawan agar pariwisata mampu berfungsi sebagai kekuatan transformatif (Radyahadi & Nurfara, 2024). Meskipun menghadapi tantangan metodologis, regulatif, dan resistensi industri, regenerative tourism membuka peluang bagi terwujudnya destinasi yang lebih resilien, inklusif, dan berkeadilan (Rastegar, 2025; Islam et al., 2024). Pergeseran paradigma dari sustainable menuju regenerative tourism menandai transisi fundamental dari prinsip do no harm menuju do more good, menjadikan pariwisata sebagai instrumen transformatif yang meninggalkan warisan positif lintas generasi.

Kata Kunci: regenerative tourism; pariwisata berkelanjutan; positive impact; pemulihan ekosistem; pariwisata berbasis komunitas

Referensi

Ateljevic, I., & Sheldon, P. J. (2022). Guest editorial: Transformation and the regenerative future of tourism. Journal of Tourism Futures, 8(3), 266–268.

Bellato, L., Frantzeskaki, N., & Nygaard, C. A. (2023). Regenerative tourism: A conceptual framework leveraging theory and practice. Tourism Geographies, 25(4), 1026–1046.

Bellato, L., & Pollock, A. (2025). Regenerative tourism: A state-of-the-art review. Tourism Geographies, 27(3–4), 558–567.

Darmayasa, D., Wulandari, P. P., Tirtawati, N. M., Farid, F., Putra, A. M., Bestari, N. M. P., ... & Shantika, B. (2025). Regenerative tourism: Transformasi ekowisata masa depan. Star Digital Publishing.

Dredge, D. (2022). Regenerative tourism: Transforming mindsets, systems and practices. Journal of Tourism Futures, 8(3), 269–281.

Duxbury, N., Bakas, F. E., Vinagre de Castro, T., & Silva, S. (2020). Creative tourism development models towards sustainable and regenerative tourism. Sustainability, 13(1), 2.

Dziadkiewicz, A., Sokołowska, E., & Borawska-Dziadkiewicz, J. (2024). Regenerative tourism—Between theory and practice. Zeszyty Naukowe Politechniki Śląskiej: Organizacja i Zarządzanie, 199–214.

Harsono, I., Demung, I. W., Judijanto, L., Sari, H. P. R., & Ananti, D. D. (2025). Pariwisata berkelanjutan: Teori dan penerapannya di Indonesia. PT. Sonpedia Publishing Indonesia.

Hussain, A., & Haley, M. (2022). Regenerative tourism model: Challenges of adapting concepts from natural science to tourism industry. Journal of Sustainability and Resilience, 2(1), 4.

Irawati, N., & Prasetyo, H. (2025). Pariwisata berkelanjutan: Konsep, penerapan, dan tantangan. Penerbit Widina.

Islam, M. S., Azizzadeh, F., & Islam, M. S. (2024). How can we evaluate regeneration in tourism?: Advancing metrics and methodologies for a sustainable transformation. Jurnal Kepariwisataan: Destinasi, Hospitalitas dan Perjalanan, 8(1), 1–9.

Keskin, E., & Aktaş, F. (2024). Marketing in sustainable gastronomy and regenerative tourism. Dalam The Role of Artificial Intelligence in Regenerative Tourism and Green Destinations (hal. 371–384). Emerald Publishing Limited.

McEnhill, L., Jorgensen, E. S., & Urlich, S. (2020). Paying it forward and back: Regenerative tourism as part of place.

Puja, I. B. P., Pitanatri, P. D. S., Priliani, N. L. D., Kartini, L. P., & Sukariyanto, I. G. M. (2024). Pengembangan kapasitas SDM pariwisata melalui pendampingan tata kelola destinasi dan pemanfaatan produk lokal untuk mendukung pariwisata regeneratif. Journal Community Service Consortium, 4(2), 57–70.

Radyahadi, F., & Nurfara, N. A. (2024). Implementation of regenerative tourism in the development of tourism destinations in Indonesia. International Journal of Sustainable Competitiveness on Tourism, 3(01), 1–10.

Rastegar, R. (2025). Regenerative justice and tourism: How can tourism go beyond restoration? Annals of Tourism Research, 111, 103896.

Sandy, A., Prakoso, A. A., & Vitrianto, P. N. (2024). Regeneratif desain kawasan pantai Samas dalam arsitektural ekologis. Jurnal Manajemen Perhotelan dan Pariwisata, 7(3), 124–136.

Shukla, P. S., & Shamurailatpam, S. D. (2023). Regenerative tourism and resilience in COVID-19 pandemic: From strategic principles to sustainability. Dalam Resilient and Sustainable Destinations After Disaster: Challenges and Strategies (hal. 251–266). Emerald Publishing Limited.

Suharto, B., Judijanto, L., Apriyanto, H., Raksapati, A., Payangan, O. R., Tikupadang, W. K., ... & Amalia, A. (2024). Pariwisata berkelanjutan: Prinsip, perspektif, dan praktik. PT. Sonpedia Publishing Indonesia.

Tham, A., & Sharma, B. (2023). Regenerative tourism: Opportunities and challenges. Journal of Responsible Tourism Management, 3(1), 15–23.

Unduhan

Diterbitkan

2026-04-14

Terbitan

Bagian

Artikel Penelitian (Research Articles)

Cara Mengutip

Regenerative Tourism: Dari Sustainable Menuju Positive Impact dalam Pariwisata Global. (2026). PARIWISATA: Jurnal Studi Pariwisata Indonesia, 1(1), 51-60. https://jurnalpariwisata.id/index.php/nusantara/article/view/6